• PONDOK PESANTREN TAHFIDZ NURUL QUR'AN BENGKULU ( MA DARUSSALAM BENGKULU TENGAH)
  • Bersih, Sehat dan Ber Ilmu

Profil

Suasana Ponpes Tahfidz Nurul Qur'an Bengkulu

PROFIL  PONDOK PESANTREN TAHFIDZ NURUL QUR'AN BENGKULU

  1. SEJARAH

Lembaga pendidikan Pondok Pesantren Darussalam yang di dirikan dan di asuh oleh kyai Nursalim adalah salah satu elemen pendidikan Nasional yang keberadaaannya sejak berdiri pada kamis Legi 16 juli 2015 atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1436 H, Pondok pesantren Darussalam yang terletak di Jl. Pati desa Panca mukti kecamatan pondok kelapa Kabupaten Bengkulu tengah,sampai kini tetap mendapatkan perhatian yang besar dari masyarakat sebagai wahana keilmuan agama Islam terutama di daerah Bengkulu tengah.

Cikal bakal berdirinya Pondok pesantren ini merupakan kekawatiran masyarakat atas kekosongan tokoh agama di sekitar desa panca mukti yang menyebabkan kekawatiran orang tua di lingkungan desa panca mukti dan sekitarnya untuk para anak tidak mendapatkan pendidikan agama yang optimal, dengan dukungan dari masyarakat sekitar karena Bapak nursalim seorang tokoh agama dan seorang  mubaligh yang di anggap dapat memberikan wawasan agama kepada masyarakat sekitar maka pada Agustus tahun 2010 dengan di dukung oleh masyarakat maka di awal mula pendirian pesantren di mulai dengan pendidikan Non Formal Madrasah Diniyah Takmiliyah, yang di asuh oleh Bapak Nusalim dan Siti Maimunah ( Istri Bapak Nursalim ) seiringnya waktu minat dari masyrakat semakin meningkat dengan adanya madrasah diniyah ini dan di dukung oleh wali santri maka pihak pendiri ber inisiatif untuk mendirikan pendidikan Formal, maka dua tahun setelah pendirian Madrasah Diniyah Takmiliah pada tahun 2012 di dirikannlah Sekolah Formal Madrasah Ibtidaiyah yang di beri Nama Darussalam,tidak luput dari keterbukaan pihak lembaga dan masyarakat, berdirinya lembaga MI ini tentunya banyak sekali melibatkan masyarakat tidak hanya dari materi tetapi juga tenaga yang masyarakat berikan hingga sekarang.

Pada tahun 2013 beberapa orang tua dari luar lingkup desa panca mukti minitipkan 24 jam penuh anak mereka ke madrasah yang di asuh oleh Bapak Nursalim,sehingga beliau merancang asrama atau tempat tinggal guna memberikan tempat pada anak-anak yang selanjutnya di sebut santri ini untuk menetap pada awal di bukanya pondok pesantren ini memiliki 7 santri putra, karena keterbatasan asrama pada awal pendirian maka pondok pesantren ini hanya menerima santri putra saja, dan juga saat itu tenaga pengajar yang terbatas pada saat awal pendirian pondok pesantren hanya 3 orang saja yaitu bapak Nursalim, Siti Mainunah ( Istri Bapak Nursalim ) sebagai pengajar dan Bapak Slamet Riyadi sebagai pengembangan di bidang Kesenian Hadroh, semakin kesini maka minat masyarakat di dalam desa panca mukti maupun luar daerah, maka perkembangan jumlah santripun semakin meningkat, hingga saat ini santri putra berjumlah 42 santri.

Dalam perjalanan merintis pondok pesantren ini pada tahun 20 15 pihak yayasan yang menaungi pondok pesantren mendapatkan tawaran untuk penggabungan MTs GUPPI ke dalam bagian dari yayasan. Adapun penyebab nya adalah pihak yayasan penaung tidak mampu mengelola sepenuhnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan terhadap unsur-unsur yang dibutuhkan oleh pemerintah.

Sehingga pada tahun 2015 pihak lembaga mengganti nama yayasan menjadi Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Bengkulu dengan nomor Akta Notaris: 75 pada notaris INDAH SARI NADA, SH, SK.n tertanggal 16 Juli 2015.

Pada tahun tanggal 15 Juli 2018 bertepatan 02 Zulqoidah 1439 H, dengan adanya masukan dari berbagai pihak dan tingginya permintaan, Akhirnya pihak Pondok Pesantren menerima santri putri dari dalam maupun luar daerah,.

Semakin tahun minat orang tua terhadap podok pesatren semakin tinggi. Pihak Pondok  berfikir bagaimana meneruskan pendidikan pondok untuk santri yang duduk di bangku kelas 3 Madrasah Tsanawiyah, jika hanya ilmu yang di dapat pondok saja dirasa kurang siap untuk bersaing di masyarakat, maka pihak  pondok mengajak beberapa akademisi untuk menggagas berdirinya Madrasah formal setingkat SMA guna menampung alumni santri yang tamat dari Madrasah Tsanawiyah sehingga ilmu yang di dapat saaat mondok di tahap Tsanawiyah bisa diteruskan di Pondok Pesantren dan juga memberi wadah bagi santri untuk mengenyam pendidikan formal. Pada hari Jum’at (legi) 04 Juni 2021 bertepatan dengan 23 Syawal  1442 H pihak Pondok resmi mendirikan sekolah formal di beri nama Madrasah Aliyah Darussalam Bengkulu Tengah, dengan jumlah santri sebanyak 12 santri ( 3 laki-laki 9 Perempuan )

Dalam usahanya untuk mencetak generasi muda yang beriman, bertaqwa dan berilmu pengetahuan luas serta mampu mengamalkan ilmu yang telah dimilikinya dengan berlandaskan ahlussunnah wal jama’ah, Pondok Pesantren Darussalam selalu berusaha meningkatkan pelayanan pendidikan sebaik mungkin, yang berciri khas mengedepankan nilai- nilai salafiyah dengan mempertahankan program-program yang dinilai relevan serta berusaha mengakomodasi berbagai informasi kemajuan dunia pendidikan yang positif demi meningkatkan mutu pendidikan yang ada pada saat ini terutama di daerah Provinsi Bengkulu.

Dalam rangka pembinaan generasi muda sebagai generasi penerus menuju terwujudnya manusia yang berkwalitas baik jasmani maupun rohani, dan demi meningkatkan derajat manusia menuju martabat insan muttaqiin serta menjunjung tinggi, nusa, bangsa dan agama melalui jalur pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam.

Halaman Lainnya
Visi dan Misi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco l

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 25 kali